saya kembali mengeposkan sebuah karya saya yang mungkin bisa dibilang masih sangat dibawah rata-rata untuk ukuran sebuah karya tulis
Esai ini saya buat dalam rangka mengikuti sebuah perlombaan esai untuk kategori siswa SMA/sederajat yang diadakan oleh MIT (Media Informasi Teknik) BEMKMFT (Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik) UGM. Alhamdulillah, saya mendapatkan peringkat kedua.
Disclaimer: Hak cipta oleh Palupi Hanggarani (Alumni SMA Negeri 1 Yogyakarta T.A 2014). Jika ingin mengutip, harap sertakan pada daftar pustaka.
Mutiara Itu Tertutup Debu
Indonesia.
Indonesia
adalah salah satu dari 13 negara “ter-korup” di dunia. Indonesia juga merupakan
negara dengan jumlah penduduk yang banyak di dunia. Namun, tahukah
Anda? Indonesia adalah negara yang istimewa. Indonesia adalah negara kepulauan
terbesar di dunia dengan 17.504 pulaunya. Indonesia juga merupakan negara
maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai
sekitar 81 ribu km2. Dan ada lagi hal yang bisa kita banggakan dari
Indonesia, yaitu sebagai sebuah negara dengan suku bangsa dan bahasa daerah
terbanyak di dunia. Lebih dari 740 suku bangsa ada di Indonesia. Di Papua saja,
ada 270 suku bangsa. Dan dari banyak
suku bangsa tersebut ada 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan
berbagai suku bangsa di Indonesia. Sungguh kaya bukan negara kita ini?
Ya, siapa
menyangka dibalik persepsi negatif kita mengenai Indonesia, ia menyimpan
berjuta-juta hal yang membuat kita bangga menjadi bangsa Indonesia. Bagaimana
cara negara lain menghargai negara kita jika kita tidak menghargai negara kita
sendiri? Oleh karena itu, marilah kita kembangkan cara berfikir positif
mengenai negara kita tercinta, Indonesia.
Indonesia
menyimpan begitu banyak potensi yang bisa kita kembangkan. Indonesia memiliki wayang,
angklung, Tari Kecak, rumah-rumah adat yang indah, dan masih banyak budaya
lainnya. Tentu saja semua itu tak dimiliki oleh negara lain. Kita ambil saja
batik sebagai contoh. Dulu, ketika batik masih merupakan warisan asli bangsa
Indonesia, kita tidak mau mengenakannya. Apalagi anak-anak muda, mereka
beranggapan bahwa orang yang menggunakan batik itu tidak keren, karena mirip
orang-orang yang sedang ‘kondangan’. Namun, saat ini, ketika batik telah
dipatenkan haknya oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia, kita
baru mau menggunakannya. Haruskah kita juga menunggu warisan budaya lain yang
notabene banar-benar asli dari Indonesia dipatenkan haknya oleh UNESCO juga?
Ada hal lain
yang patut kita banggakan. Budaya gotong-royong, dan nilai kekeluargaan di
dalam masyarakat terutama di daerah pedesaan yang memang sangat menghargai
budayanya, sampai saat ini masih ada di
Indonesia. Tentu saja sangat berbeda dengan negara-negara maju yang mayoritas penduduknya
tinggal di perkotaan. Karena sibuk dengan pekerjaan masing-masing, mereka
sampai-sampai tak mengenal tetangga mereka sendiri ketika berpapasan di jalan.
Indonesia
juga memiliki banyak tempat-tempat yang memesona yang tidak kalah dengan negara
lain. Jika di Colorado ada Grand Canyon, di Indonesia ada Green Canyon yang
berada di Pangandaran. Green Canyon merupakan tempat yang indah karena terdapat
tebing-tebing indah dan air yang berwarna hijau karena pantulah tumbuh-tumbuhan
di sekitarnya. Ada juga Taman Bunaken di Sulawesi yang menyimpan banyak
kekayaan flora dan fauna bawah laut yang tentunya sangat indah dan menarik.
Terumbu karang dan ikan-ikan kecil yang beraneka warna yang mengitarinya
sangatlah sedap dipandang mata.
Begitu
banyak hal-hal yang sangat menarik dari Indonesia. Indonesia itu seperti
mutiara. Namun sayangnya mutiara kita ini masih belum bisa bersinar karena
tertutup debu. Tugas kita adalah untuk membersihkan debu-debu yang menempel
padanya. Langkah awal membersihkan debu itu berasal dari diri kita terlebih dahulu.
Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia. Misalnya saja dengan membeli produk
dalam negeri. Kita juga harus mempelajari sejarah secara sungguh-sungguh dan
jangan mudah terpengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan kaidah kita. Yang
paling penting adalah kita harus percaya pada potensi yang dimiliki Indonesia.
Potensi akan sumberdaya alamnya, potensi para pelajar dan tunas-tunas bangsa,
serta potensi bahwa Indonesia bisa menjadi lebih baik untuk kedepannya. Majulah
Indonesiaku. Ku percaya kita pasti bisa.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Daftar Pustaka
Raden Gumelar Wiriakusumah.
2010. 23 Fakta Tentang Indonesia. http://catatan-gume.blogspot.com/2010/06/23-fakta-tentang-indonesia.html.Diunduh
pada pukul 15:49
Tidak ada komentar:
Posting Komentar